
![]() |
Ilustrasi gambar dari : quizizz.com |
SUARAMEDIANEWS.COM-Mengqodho sholat artinya mengerjakan sholat fardhu di luar waktu yang sebenarnya. Dan Hal itu dilakukan untuk menggantikan sholat yang terlewat. Seperti diketahui, sholat fardhu 5 waktu hukumnya adalah wajib dan mutlak tidak boleh ditinggalkan.
Seseorang dalam kondisi tertentu mungkin sering atau bisa saja tidak
sengaja meninggalkan sholat karena berbagai hal. Misalnya saja lupa, ketiduran,
pingsan, dan yang lainnya. Oleh karena itu, para ulama sepakat bahwa wajib
hukumnya untuk mengqodho shalat yang terlewat tersebut. Nabi Shallallahu Alaihi
Wasallam bersabda:
"Barangsiapa yang terlewat shalat karena tidur atau karena lupa, maka ia
wajib shalat ketika ingat," (HR. Al Bazzar). Dari segi waktu, mengqodho
sholat harus dilakukan sesegera mungkin saat teringat dari lupa atau tersadar
dari hilang akalnya atau pingsan, atau terbangun dari tidur. Mengqodho sholat
tidak boleh ditunda-tunda dan harus dikerjakan segera.
Berikut adalah Bacaan Niat Sholat
Qodho Subuh sampai Isya Lengkap :
1. Niat Sholat Qodho Subuh أصلي فرض الصبح ركعتين مستقبل القبلة قضاء لله
تعالى “Ushallii fardash-Shubhi rak’ataini mustaqbilal qiblati qodho’an lillaahi
ta’aalaa” Baca Juga Haji Tamattu adalah? Begini Syarat, Tata Cara, dan Niatnya
Artinya: Saya (berniat) mengerjakan sholat fardhu Subuh sebanyak dua raka’at
dengan menghadap kiblat serta qodho karena Allah Ta’ala.
2. Niat Sholat Qodho Dzuhur أصلي فرض الظهر أربع ركعات مستقبل القبلة قضاء
لله تعالى Baca Juga Apa Itu Haji Qiran? Berikut Penjelasan, Niat, Syarat, dan
Tata Caranya “Usholli fardhoz zuhri arba’a roka’atin mustaqbilal qiblati
qodho’an lillahi ta’ala” Artinya: Saya (berniat) mengerjakan sholat fardhu
Dzuhur sebanyak empat rakaat dengan menghadap kiblat serta qodho karena Allah
Ta’ala.
3. Niat Sholat Qodho Ashar أصلي فرض العصر أربع ركعات مستقبل القبلة قضاء
لله تعالى “Usholli fardhol ‘ashri arba’a roka’atin mustaqbilal qiblati qodho’an
lillahi ta’ala” Artinya: Saya (berniat) mengerjakan sholat fardhu Ashar
sebanyak empat raka’at dengan menghadap kiblat serta qodho karena Allah Ta’ala.
4. Niat Sholat Qodho Maghrib أصلي فرض المغرب ثلاث ركعات مستقبل القبلة قضاء
لله تعالى “Usholli fardhol maghribi tsalatsa roka’atin mustaqbilal qiblati
qodho’an lillahi ta’ala” Artinya: Saya (berniat) mengerjakan sholat fardhu
Maghrib sebanyak tiga rakaat dengan menghadap kiblat, serta qodho karena Allah
Ta’ala.
5. Niat Sholat Qodho Isya أصلي فرض العشاء أربع ركعات مستقبل القبلة قضاء
لله تعالى “Usholli fardhol isya’i arba’a roka’atin mustaqbilal qiblati qodho’an
lillahi ta’ala” Artinya: Saya (berniat) mengerjakan sholat fardhu Isya’
sebanyak empat rakaat dengan menghadap kiblat serta qodho karena Allah Ta’ala.
Cara Mengqodho Sholat
Mengqodho sholat pada dasarnya dikerjakan dengan cara yang sama dengan
sholat yang ditinggalkan. Sholat yang dikerjakan pada waktunya disunnahkan
untuk dikeraskan (jahr) bacaannya seperti sholat qodho Maghrib, Isya' dan
Subuh, maka dianjurkan dikerjakan dengan jahr.
Sedangkan bacaan pada sholat Dhuhur dan Ashar disunnah untuk dibaca secara
lirih (sirr). Jumhur ulama di antaranya Mazhab Al-Hanafiyah, All-Malikiyah dan
Al-Hanabilah sepakat bahwa jahr dan sirr dalam urusan shalat qadha mengikuti
waktu asalnya. Jadi, tetap disunnahkan untuk melirihkan bacaan pada qodho
shalat Dzhuhur dan Ashar, meski keduanya diqodho pada malam hari. Begitu juga
sebaliknya, disunnahkan mengeraskan bacaan pada qadha shalat Maghrib, Isya' dan
Shubuh, meski pun ketiganya dilakukan pada siang hari.
Selain itu, para ulama juga sepakat bahwa prinsipnya sholat qodho
karena lupa atau ketiduran wajib dikerjakan saat ingat atau bangun. Tidak boleh
ditunda atau diselingi terlebih dahulu dengan melakukan shalat yang lain.
Para ulama juga sepakat bahwa jika seseorang terlewat beberapa waktu
shalat dalam satu hari yang sama, maka cara menggantinya adalah dengan
mengurutkan sholat-sholat tersebut berdasarkan waktu.
Dasarnya adalah praktik yang dilakukan oleh Rasulullah SAW saat
terlewat empat waktu shalat dalam satu hari yang sama, beliau SAW mengqadha'nya
sesuai urutannya, mulai dari qodho shalat Dzhuhur, Ashar, Maghrib dan terakhir
Isya'. Dari Nafi’ dari Abi Ubaidah bin Abdillah, telah berkata
Abdullah,”Sesungguhnya orang-orang musyrik telah menyibukkan Rasulullah SAW
sehingga tidak bisa mengerjakan empat shalat ketika perang Khandaq hingga malam
hari telah sangat gelap. Kemudian beliau SAW memerintahkan Bilal untuk
melantunkan adzan diteruskan iqamah. Maka Rasulullah SAW mengerjakan shalat
Dzuhur.
Kemudian iqamah lagi dan beliau mengerjakan shalat Ashar. Kemudian
iqamah lagi dan beliau mengerjakan shalat Maghrib. Dan kemudian iqamah lagi dan
beliau mengerjakan shalat Isya.” (HR. At-Tirmizy dan AnNasa’i) Itulah niat
sholat qodho lengkap dengan tata caranya dari subuh hingga isya. Wallahualam
bissawab.
Nah… ini yang bisa mimin berikan hari ini dan ikuti www.suaramedianews.com, agar tidak ketinggalan.